Buat sebagian orang, ketika berhenti bekerja rasanya kiamat. dulu bagi saya memang iya begitu rasanya. predikat pengangguran langsung nempel di jidat dengan begitu besarnya. malu ketika ditanya orang, kerja dimana? atau minder ketika teman-teman kita semasa kuliah pada sukses berkarir, padahal kita juga mampu dan kapabel bersaing dengan mereka.
Tapi, alhamdulillah itu semua bisa saya lalui, ketika berhenti dari pekerjaan lama di sebuah perusahaan, saya merasa nyaman bekerja di rumah. dengan waktu yang bisa saya atur sedemikian rupa sehingga saya merasa merdeka waktu dan fikiran.
Sampai saat ini saya masih mengerjakan entry data, projek dari surabaya. alhamdulillah kontraknya masih di perpanjang. walaupun dalam pengerjaannya bener-bener butuh waktu yang total di depan komputer tanpa gangguan lain-lain (terutama gangguan YM
).
Pekerjaan lainnya yang sedang saya garap adalah persiapan membuka madrasah terpadu untuk anak-anak di sekitar rumah, projek amal, tapi mudah-mudahan lancar dan di ridhoi olehNya. Insya Allah awal bulan februari nanti madrasah ini akan dibuka. sekrang yang daftar sudah ada 10 anak, mudah-mudahan ke depan semakin bertambah.
Pekerjaan lainnya yang juga cukup menyita waktu saya adalah mengemban tugas di PP Pemudi Persis, sebagai Sekretaris Umum, tentu bukan hal yang mudah buat saya untuk mengatur semua kebutuhannya. tapi saya berusaha untuk menjalankannya sesuai yang saya bisa lakukan.
Pekerjaan lain lagi, saya juga buka bisnis Digital Printing, alhamdulillah sampai saat ini order masih lancar, meskipun belum juga saya kerjakan (yang penting dead line awal februari bisa beres).
nah.
Pekerjaan lainnya yang paling mulia adalah mengurus rumah tangga, ya anak, ya suami, ya rumah…. ah pokoknya kadang waktu 24 jam itu kurang sekali untuk mengurus semuanya.
tapi yang paling utama, I’m Happy working at Home, biarlah orang lain mau menilai seperti apa, yang terpenting saya merasa bernilai saat ini dengan apa yang saya kerjakan.
January 20, 2009
Categories: Activity . Tags: happy, Minat, Pemudi Persis, tevi, tevi mulyaniapi, Work at home . Author: mulyaniapitevi . Comments: Leave a Comment